FGD ini melibatkan pimpinan dan pengelola fakultas, Ketua Program Studi Ekonomi Syariah, Sekretaris Program Studi, dosen internal, serta mitra eksternal strategis, antara lain Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Pekalongan, KADIN Kota Pekalongan, serta Rumah BUMN Telkom. Para peserta memberikan masukan berharga terkait kesesuaian kurikulum dengan dinamika dunia usaha, kebutuhan UMKM, serta penguatan karakter lulusan yang kompetitif dan adaptif.
Salah satu masukan penting dari para stakeholder adalah penyesuaian terminologi pada kurikulum, khususnya terkait frasa “orientasi UMKM”. Para mitra menyarankan penggunaan istilah yang lebih progresif, yakni “berorientasi wirausaha”, karena dinilai lebih mencerminkan semangat kewirausahaan, inovasi, serta pemberdayaan sektor UMKM secara komprehensif. Masukan ini akan menjadi pertimbangan utama dalam penyempurnaan kurikulum agar lebih relevan dengan perkembangan ekonomi syariah dan kebutuhan pasar.